Sebuah trojan
dilaporkan mengancam
komputer pengguna yang
menggunakan pengecas
baterai USB Energizer Duo.
Keberadaan trojan itu berhasil
dideteksi berkat analisa dari
perusahaan keamanan
komputer Symantec.
Menurut Symantec, trojan ini
mulai ada sejak 10 Mei 2007,
dan telah aktif selama sekitar
tiga tahun menginfeksi
komputer-komputer Windows.
Trojan itu dapat masuk ke
komputer melalui software
yang digunakan untuk
pengecas baterai Energizer
tersebut.
Trojan adalah program yang
beroperasi secara sembunyi-
sembunyi dalam sebuah
komputer, dan memberikan
celah kepada komputer lain
untuk bisa mengakses
komputer yang
terkontaminasi secara remote.
Temuan trojan ini membuat
Energizer untuk
mengumumkan penghentian
pemasaran produk pengecas
baterai dan memindahkan
situs yang menyediakan
unduhan software bagi
pengecas baterai. Energizer
bahkan menghimbau kepada
konsumen untuk meng-
uninstal software versi
Windows yang telah mereka
unduh.
Energizer tidak menjelaskan
bagaimana backdoor trojan
bisa masuk ke dalam software.
Namun, menurut US-CERT
(badan keamanan komputer
resmi AS), software installer
untuk pengecas baterai
Energizer Duo menempatkan
file UsbCharger.dll pada
direktori aplikasi dan file
Arucer.dll pada direktori
Windows system32.
Ketika software UsbCharger
mengeksekusi, maka software
memanfaatkan komponen
UsbCharge.dll, UsbCharger.dll
mengeksekusi Arucer.dll, dan
mengkonfigurasi Arucer.dll
untuk mengekskusi secara
otomatis, saat Windows mulai
dinyalakan.
Masalahnya, Arucer.dll adalah
backdoor (pintu masuk) yang
membolehkan sistem remote
yang tak berwenang,
mengakses ke ddalam
komputer melalui TCP port
7777.
"Penyerang akan mampu
mengendalikan sistem dari
jarak jauh, termasuk
kemampuan untuk
mengumpulkan daftar
direktori, mengirim dan
menerima file, dan
mengeksekusi program," kata
US-CERT.
Untuk menangkal trojan ini,
pengguna dapat masuk ke
direktori Windows system32,
kemudian menghapus
Arucer.dll. Namun sistem perlu
direstart sebelum file secara
resmi dihapus. Cara lain,
pengguna bisa mengenyahkan
software UsbCharger secara
keseluruhan.
Arucer.dll akan tetap
tersimpan pada direktori
system32, tapu mekanisme
untuk mengeksekusi kode di
DLL tidak akan ada lagi. Cara
terakhir, adalah memblok
akses [port] 7777/tcp agar
koneksi luar ke backdoor bisa
dihindari.
Jumat, 12 Maret 2010
SEbelas iPA saTU
About Me
Labels
- Humor (2)
- Info penting (1)
- R A N (1)
Blog Archive
-
▼
2010
(18)
-
▼
Maret
(11)
- Artist : K'naan Title : Wavin' Flag Album : FIFA W...
- KANASHIMI WO YASASHISA NIsousa kanashimi wo yasash...
- Penolakan Superhero di Indonesia
- Hati-hati Trojan
- Tips Hemat Bahan Bakar
- pengarang NARUTO
- Opening SongYura YuraBy Heart GrowYura yura to yug...
- Resep Cappuccino Cheese CakeCappuccino CheesecakeK...
- cake
- ost NARUTO
- Info 2012
-
▼
Maret
(11)
Leave UR Comment
|
|
Our Visitor
Waktu





